Banjarbarupost.id, BANJARBARU- Kepedulian terhadap lingkungan terus digaungkan Srikandi PLN Group Kalimantan yang meliputi PLN UIP3B Kalimantan, PLN Nusa Daya, PLN Icon Plus, dan PLN Nusantara Power.
Kali ini, mereka bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru dalam menghadirkan program bank sampah di SMPN 15 Banjarbaru.

Penyerahan bantuan dilakukan di Aula Gawi Berataan Balai Kota Banjarbaru, Selasa (16/09/2025) disaksikan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby.
Ia menyambut baik langkah ini sebagai inovasi pengelolaan sampah yang edukatif.
“Program ini bukan hanya mengatasi sampah, tetapi juga menanamkan kebiasaan positif bagi anak-anak untuk memilah dan menjaga kebersihan sejak dini,” ujar Hj. Erna Lisa.
Dalam kolaborasi ini, masing-masing unit PLN Group berperan aktif. PLN Nusa Daya menyumbang timbangan berkapasitas 150 kg dan keranjang pemilah sampah untuk setiap kelas, sementara PLN Nusantara Power mendonasikan material FABA (fly ash and bottom ash) dari PLTU yang digunakan sebagai bahan bangunan bank sampah.
Dukungan juga datang dari PLN Icon Plus dan PLN UIP3B Kalimantan dalam bentuk penguatan program edukasi lingkungan.

Manager PLN Nusa Daya UP Kalimantan 2, Ermin Sri Wulandari, mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan dipilih agar langsung bermanfaat untuk siswa.
“Keranjang di tiap kelas membuat pemilahan sampah lebih mudah, sementara timbangan memudahkan pencatatan. Dengan begitu, sistem bank sampah di sekolah bisa berjalan lebih tertib dan transparan,” jelasnya.
Senada, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIP3B Kalimantan, Endah Trianitiyas, menegaskan bahwa PLN hadir untuk memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Melalui program Srikandi PLN, kami ingin ikut serta menjaga lingkungan. Harapannya, bank sampah di SMPN 15 ini dapat menjadi contoh pengelolaan sampah sekolah yang inspiratif,” katanya.
Dengan terbangunnya bank sampah ini, SMPN 15 Banjarbaru diharapkan mampu menjadi pionir sekolah peduli lingkungan, sekaligus mengajarkan siswa bahwa sampah bisa bernilai jika diolah dengan tepat. (Pmw)

