Banjarbarupost.id, BANJARBARU – Gemuruh tepuk tangan menggema di Studio Cinepolis QMall Banjarbaru pada Senin (29/12/2025). Film horor-budaya terbaru bertajuk “KuyanK” sukses menggelar press screening perdana yang disambut antusiasme luar biasa dari para pemain, rekan media, serta tamu undangan.

Meskipun didominasi oleh talenta berbakat lokal Kalimantan Selatan, film ini turut diperkuat oleh deretan bintang nasional papan atas seperti Rio Dewanto, Putri Intan Kasela, Ochi Rosdiana, Barry Prima, dan Dayu Wijanto. Dalam pemutaran perdana ini, Dayu Wijanto hadir langsung menyaksikan hasil akhir karya yang mengangkat kearifan lokal tanah Borneo tersebut.
Paduan Budaya dan Teknologi CGI Nasional

Sutradara Johansyah Jumeran mendapat pujian luas atas keberaniannya meramu unsur budaya lokal dengan teknologi visual modern. Penonton dibuat terpukau oleh kualitas CGI (Computer-Generated Imagery) yang dihadirkan. Efek visual dalam film ini dinilai memenuhi standar nasional, membuat sosok mistis dan suasana mencekam dalam film terasa sangat nyata dan hidup.
“Kami sangat antusias akan kelanjutan dari sekuel film Saranjana ini. Semoga ke depannya semakin banyak film lokal berkualitas seperti ini yang muncul,” ujar salah satu perwakilan media yang hadir di lokasi.
Emosi Penonton Terkuras
Tidak hanya menyuguhkan ketegangan horor, “Kuyank” ternyata menyimpan sisi emosional yang dalam. Beberapa adegan drama yang kuat berhasil membuat air mata penonton menetes, menciptakan ikatan batin antara cerita dan penontonnya. Hal ini memicu rasa penasaran tinggi akan kelanjutan kisah tersebut.
“Ceritanya sangat menarik dan menyentuh. Kami sangat berharap film ini bisa tembus ke kancah nasional bahkan internasional,” ungkap salah satu penonton yang hadir.
Harapan untuk Industri Kreatif Daerah
Keberhasilan press screening ini menjadi sinyal positif bagi industri perfilman di Kalimantan Selatan. Dengan kualitas produksi yang setara dengan film-film Jakarta, “Kuyank” diharapkan mampu menjadi lokomotif bagi sineas lokal untuk terus berkarya di level tertinggi.
Setelah sukses di Banjarbaru, film ini dijadwalkan akan segera menyapa penonton lebih luas pada 29 Januari Nanti, Jadi Jangan Sampai Di Lewatkan.
film ini juga membawa Kesan bahwa mitos daerah mampu dikemas menjadi tontonan berkelas dunia. (pmw)












