Banjarbarupost.id, BANJARBARU – Masjid Agung Al-Munawwarah Banjarbaru menjadi saksi bisu dari lautan manusia yang berkumpul dalam balutan suasana religius pada Kamis (16/4/2026) malam. Ribuan jemaah dari berbagai penjuru “Kota Idaman” memadati setiap sudut masjid kebanggaan warga Banjarbaru tersebut guna mengikuti Tablig Akbar dan Salat Hajat dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) ke-27 Kota Banjarbaru.

Momentum spiritual ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran dai muda nasional yang populer di kalangan milenial, Ustaz Hanan Attaki, serta qari internasional, Syekh Asal Al-Banjari. Acara ini turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, bersama Wakil Wali Kota Wartono, Sekretaris Daerah Sirajoni, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.
Refleksi Spiritual Melalui Lantunan Ayat Suci
Rangkaian acara dibuka dengan khidmat melalui salat Magrib berjemaah yang dilanjutkan dengan salat Hajat dan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Puncak ritual ibadah ditandai dengan pelaksanaan salat Isya yang diimami langsung oleh Syekh Asal Al-Banjari. Gema suara merdu sang Syekh menciptakan suasana syahdu, membawa jemaah pada perenungan spiritual yang mendalam.
Mewakili Wali Kota, Sekda Banjarbaru Sirajoni menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni tahunan.

“Kegiatan ini adalah wujud syukur sekaligus langkah nyata Pemerintah Kota dalam membentuk sumber daya manusia yang kuat, beriman, dan berakhlak mulia,” tegas Sirajoni.
Beliau menambahkan bahwa hal ini merupakan implementasi dari visi Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera). Menurutnya, aspek “Maju” tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik, tetapi juga dari kemajuan karakter, kualitas moral, serta akhlak masyarakatnya.
Pesan Akhlak di Era Digital
Memasuki puncak acara, Ustaz Hanan Attaki menyampaikan tausiah yang menyentuh hati. Dengan gaya khasnya yang santai dan relevan bagi generasi muda, beliau mengajak jemaah untuk menjadi muslim yang berkualitas—tidak hanya secara ilmu, tetapi juga dalam etika.
Di tengah derasnya arus informasi, Ustaz Hanan secara khusus berpesan agar warga Banjarbaru, terutama generasi muda, mampu bersikap bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan bahwa kekuatan umat terletak pada kemampuan menjaga diri dan akhlak dari dampak negatif dunia digital.
Menyongsong Masa Depan dengan Optimisme
Tablig akbar ini diakhiri dengan doa bersama, memohon keberkahan bagi Kota Banjarbaru yang kini menapak usia ke-27 tahun. Harapan besar digantungkan agar nilai-nilai kebaikan yang didapat dari kegiatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mempererat tali ukhuwah antarwarga.
Dengan suksesnya gelaran ini, Pemerintah Kota Banjarbaru meneguhkan semangat masyarakat untuk menyongsong masa depan dengan iman yang kokoh dan optimisme menuju Banjarbaru yang lebih baik.(pmw)












